Korean Chingu

Like Korea Love Indonesia

Hanteo Minta Maaf pada EXO-L dan Akui Lakukan Manipulasi Chart Penjualan Album EXO tahun 2017 Hanteo Minta Maaf pada EXO-L dan Akui Lakukan Manipulasi Chart Penjualan Album EXO tahun 2017
Kemarin (18/10), Hanteo Chart meminta maaf secara resmi kepada publik atas manipulasi yang dilakukan pegawainya karena telah memanipulasi jumlah penjualan album EXO melalui dan... Hanteo Minta Maaf pada EXO-L dan Akui Lakukan Manipulasi Chart Penjualan Album EXO tahun 2017

Kemarin (18/10), Hanteo Chart meminta maaf secara resmi kepada publik atas manipulasi yang dilakukan pegawainya karena telah memanipulasi jumlah penjualan album EXO melalui dan Jumlah pembelian dalam jumlah besar oleh fans China agar hasil penjualan yang muncul dalam chart lebih rendah dari jumlah penjualan yang sesungguhnya.

Pada suratnya, hanteo menuliskan “Kami meminta maaf atas apa yang terjadi pada 17 agustus 2017 lalu. Kami juga meminta maaf atas penundaan permintaan maaf ini karena kami merasa kesulitan bagaimana cara mengekspresikan penyesalan kami. Kami mengakui tidak memperlakukan artis dengan sama. Kejadian tersebut disebabkan karena salah satu pegawai kami. Seluruh pembelian album yang dibeli dari situs resmi akan muncul pada Hanteo chart. Kami akan terus bekerja keras untuk menjadi platform yang adil dan dapat dipercaya”

Awalnya permintaan maaf tersebut ditulis dalam bahasa korea, tetapi fans menganggap bahwa mereka bertindak sangat memalukan terhadap fans china sehingga mendesak untuk menulis pernyataan tersebut juga dalam bahasa china, karena sebelumya fans china juga berusaha berkomunikasi dalam bahasa korea ketika hendak meluruskan kecurangan yang dilakukan hanteo.
Hingga saat ini, hanteo hanya merilis permintaan maafnya, sedangkan chart penjualan yang sesungguhnya belum juga dirilis. Fans menganggap hanteo ketakutan, karena dengan dirilisnya jumlah penjualan sesungguhnya akan berpengaruh terhadap award tahunan yang penilaiannya didasarkan pada chart penjualan.
Ini bukan pertama kalinya EXO diperlakukan tidak adil.Sebelumnya pada tahun 2016, Melon Music Awards menolak untuk memberikan penghargaan yang merupakan hak EXO. Ketika fans meminta penjelasan mengenai hal tersebut, Melon berusaha menghindar dengan alasan “penilaian didasarkan pada data internal”. Selanjutnya, sama seperti Hanteo, pada oktober 2017 Melon juga merilis pernyataan mengenai detail bahwa lagu yang paling banyak diputar pada tahun 2016 adalah EXO-Monster dengan jumlah streaming sebanyak 190.898.389
Tidak hanya Melon dan Hanteo, pada tahun 2017 tepat sebelum pelaksanaan acara award tahunan, Gaon mengganti kriteria pemenang pada menit – menit akhir, dimana fans menganggap perubahan kriteria ini berpengaruh terhadap data penjualan album EXO yang merupakan penilaian utama dari pemenang penghargaan.
Seoul Music Award juga tidak memasukkan EXO dalam nominasi pemenang tahun 2017 meskipun EXO memiliki kualifikasi tertinggi dalam kriteria tersebut.
Selain itu, Golden Disk Awards pada tahun 2017 juga memberikan pidato yang tidak pantas saat akan mengumumkan pemenang penghargaan “Jadi, tahun ini kami lebih adil dalam memilih pemenang”. Pidato ini dianggap tidak menghormati pemenang penghargaan pada tahun – tahun sebelumnya. Publik menganggap bahwa pidato ini amat tidak penting dan menunjukkan ketidakprofesionalan dari GDA dan secara sengaja menunjukkan ketidaksopanan terhadap artis lain.
Fans mengungkapkan kekecewaannya. Mereka menganggap bahwa seluruh industri kpop tengah melawan EXO dan berusaha keras untuk mencegah EXO meraih popularitasnya yang amat besar. Tidak hanya acara penghargaan, bahkan media korea juga barusaja melakukan penipuan dengan membuat berita pada salah satu channel youtubenya yang menunjukkan bahwa album EXO merupakan album dengan tingkat pengembalian tertinggi. Mereka mengklaim Gaon sebagai sumber berita, sedangkan GAON meerilis pernyataan bahwa mereka tidak pernah melakukan hal tersebut. Source:  thektruth

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *